“Curahan Hati”

byJessy

Cerpen : by Yi191004
Cast : Nora, Lea and Andri (OC)

For my friend Eka Windriyani and XII IPA.1 also for SMA 1 Siak Kecil

CURAHAN HATI

Tap.. Tap.. Tap..
Terdengar sebuah Bunyi yang berasal dari langkah demi langkah kaki seseorang, langkah tersebut terasa begitu ringan serta begitu ceria walaupun terkesan sedikit lincah.

ialah Nora. Sang pemilik langkah, Nora merupakan siswi kelas XII IPA.1 disebuah sekolah negeri favorit yang ada di kotanya.

Nora seorang remaja yang memiliki tubuh langsing, warna kulit langsat, serta memiliki mata yang sipit, boleh dikatakan sebagai petanda bahwa ia memiliki garis keturunan Tionghoa.

kini langkah demi langkah tersebut semakin gesit dan lincah memasuki sebuah kelas.

“Pagi, Lea… ” sapa nora setelah menduduki sebuah bangku.

“Pagi kembali Ra, tumben baru tiba? udah pindah rumah ke paris ya? ” balas si Lea yang merupakan teman sebangku Nora, sambil sedikit berkekeh geli melihat mimik Nora yang tadinya ceria berubah cemberut, tersarat rasa sebel.

“Oh! ayolah Lea, Ra yakin Sebagai sahabat kau cukup tau kondisiku” Jawab Nora dengan sedikit jengkel.

“iya iya.. siapa suruh kau memiliki saudara, seperti si Nova yang selalu tiba sekolah pada waktunya, waktu masuk.. Hahaha… ” Balas Lea kembali sambil tertawa.

“Ok.. Lea, cukup…! Ra mau atur napas dulu sebelum jam pertama dimulai” balas Nora dengan kesan ketus sambil bersandar di bangku dan memenjamkan kedua mata sipitnya.

Lea pun tersenyum dan terdiam sambil kembali mengalihkan mata ke arah buku yang tadi sedang di bacanya.

Lea merupakan teman sekaligus sahabat sebangku Nora, Lea seorang gadis remaja yang berpelawakan sedikit tomboy, cantik,cerdas serta pengemar rahasia si Andri sang primadona sekolah SMANSA favorit ini.

Sebenarnya julukan Primadona hanyalah sebuah julukan yang menunjukkan bahwa Andri harus milik Lea, karena julukan tersebut ada berkat Lea, Lea lah sang penciptanya.

Andri sendiri merupakan teman masa kecil Lea, bersahabat, dan pada dasarnya Lea memendam rasa dan memiliki ego yang cukup tinggi untuk memenangkan hati Andri bukan untuk sekedar sahabat, ia ego karena ingin Andri Menjadi pendamping masa depannya.

Andri sendiri merupakan tipe pria yang dingin dan acuh tak acuh alias cuek, walaupun berteman dengan Lea. Namun, mereka jarang bersama, karena memiliki Jurusan yang berbeda secara otomatis jadwal mata pelajaran berbeda dan bisa bersama cuma pada jam kosong ataupun waktu istirahat. Dan Walaupun tomboy setidaknya Lea masuk jurusan IPA, sedangkan Andri memilih untuk menjadi pengusaha sukses di masa depan, Andri sendiri mengambil Jurusan IPS.

***

Ting… ting… ting… bel petanda jam terakhir telah tiba, para murid SMANSA SICIL mulai berbodong-bodong memasuki kelasnya masing-masing.

Nora yang jarang keluar pada jam istirahat mulai merasa risih, kelas mulai penuh, penuh dengan kehebohan karena kelas XII IPA.1 yang merupakan kelas Nora sendiri memang terkenal akan rasa kekompakkan yang cukup kuat serta rasa ributnya yang luar biasa bikin bahagia.

Menurut murid XII IPA.1 sendiri, membuat kehebohan merupakan luapan bahagia, luapan kekompakan serta luapan rasa persahabatan antar murid IPA.1 sendiri, jadi kehebohan bukanlah hanya sebuah tradisi buruk bagi mereka, tetapi lebih menjurus ke ungkapan hati masing-masing.

Namun, kehebohan tersebut tidak berlaku untuk seseorang, seseorang yang saat ini melangkah dengan lincah, cepat dan dengan gesitnya membantingkan tubuhnya di samping bangku Nora. Siapa lagi kalau bukan teman sebangku Nora, Lea.

“kenapa Le? hey.. Le, ada apa? ” tanya Nora setelah mengalami shock berkat pengalihan mata sipitnya ke arah Lea.

Lea si cewek tomboy yang katanya jika ia tersambar petir baru akan menganakkan sungai di kedua mata indahnya, kini telah mengalami hal tersebut, Lea si tomboy menangis.

“ada apa Lea?” tanya Nora penuh
khawatir.

“Andri Ra, Andri….. ” jawab lea terbata-bata.

“Andri? Kenapa dengan dia Le?” tanya Nora tersarat rasa penasaran.

“tadi Le mengetahui satu fakta Ra, dan fakta tersebut di katakan Oleh Andri sendiri, ia menyuruh Le menjauh dari dia, karena ia tidak ingin teman-teman memandang adanya hubungan khusus di antara kami selain sebagai sahabat masa kecil dan lebih parahnya lagi ia telah menjalin hubungan khusus dengan Sins junior kita ra, Apa yang harusku lakukan Ra? ” jawab Lea dengan berlinang air mata.

“hmm.. Lea, menurut Ra jika memang itu keputusan yang ingin Andri ambil maka turutilah permainannya, Ra selalu menyuruhmu untuk menyatakan rasamu padanya, dan karena gengsimu semuanya kini sudah terjadi, sebenarnya Andri pernah memendam rasa yang sama padamu Le, namun kau mengabaikannya” jawab Nora bijak.

“Lea cukup tau diri Ra, Le pernah salah pada Andri tapi itu dulu, sekarang Le sudah berusaha untuk membalas rasa yang pernah ada pada diri Andri untuk Le, tapi kini Andri memilih menjauh, berarti rasa untuk Le sudah hilang dari diri Andri? Begitukah Ra?” tanya Le dengan rasa hati yang bergemuruh, Sakit.

“kemungkinan besar begitu Lea, oleh karena itu, kembali menjadi Lea si gadis tomboy yang selalu kuat dan penuh keceriaan, okay?” Nora cukup tau untuk saat ini ia hanya bisa membantu dengan memberi nutrisi semangat kepada Lea sang sahabat.

“akan Lea usahakan Ra” balas Lea lemah tak berdaya.

Setelah kejadian tersebut, Lea mengotori absensi, si tomboy super rajin kini kabarnya sedang sakit, yang pasti hanya Nora lah salah satu orang yang cukup tau alasan dibalik sakitnya Lea.

Namun, setelah melewati satu hari. Kini Lea telah kembali beraktivitas sebagaimana mestinya, datang sekolah lebih cepat dari Nora seperti biasa.

Tap.. Tap.. Tap..
Langkah ringan, ceria dan lincah kini semakin mendekati tempat Lea.
“Hai.. Le? Apa kabar? ” suara Nora datang menyapa Lea yang sedang duduk dengan wajah yang masih bertekuk, suram.

“Pagi Ra, Lea baik kok, Lea akan berusaha menjadi yang terbaik untuk semua orang Ra” balas Lea dengan sedikit mengukirkan senyum diwajah sedihnya.

Nora kemudian hanyalah bisa tersenyum dan terdiam, Nora tau kejadian tersebut belum lama berlalu, dan Lea bisa begitu cepat kembali ke sekolah walaupun dengan hati yang tentunya masih merasa penuh sesak, itu adalah petanda baik Bahwa sahabat Nora, Lea telah kembali untuk menjadi lebih kuat dan tentunya lebih semangat lagi untuk memperjuangkan Hati Andri.

Nora ingat, Lea sering mengatakan bahwa “Walaupun ia Terjatuh, ia ingin bangkit kembali untuk meraih Kebahagiaannya, Cintanya!”

The End
Gamsahamnida😘😍👌

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: